Ririn Paris

Just my simple blog

Tragedi 100 perak

Kira-kira apa yang teman-teman bayangkan kalo membaca judul di atas?
Kalo temen-temen lihat atau mengalami sendiri, seingkali ketika kita belanja, dan kebetulan harganya nanggung, misalnya 4.900 atau 4.950, biasanya penjual akan mengatakan 5.000. Entah kenapa sejak kuliah, saya menjadi risih atau gak suka bila mengalami hal itu. Kalo dulu waktu jaman SMA, gak di balikin Rp 100 sih gak masalah tapi kalo sekarang, TIDAK…
Saya merasa bahwa saya berhak mendapatkan itu dan memang karena itu adalah hak saya. Kalo memang 4.900, ya bilang saja 4.900, gak usah di bulatin ke atas, menjadi 5.000. Suatu hari ketika saya belanja ke swalayan, saya nyeletuk ngomong di kasir “Kenapa ya pembulatan selalu ke atas?”. Mbaknya yang denger cuma ketawa.
Jangan sampe gara-gara 100 perak pelanggan kita kabur. Tragedi 100 perak…

Filed under: konsumen, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: